Maraknya Taksi Gelap di Bandara KNIA Diprotes

MEDAN | DikoNews7 -

Keresahan para supir taksi resmi Bandara KNIA, Deli Serdang, Sumatera Utara, kian memuncak. 

Aksi demo pun dilakukan para sopir taxi di Jalan Batang Kuis akses menuju pintu masuk bandara, Kamis 25/2/2016.
 

Erwin selaku Ketua Kesper Sumut dan Isotarban KNIA (Ikatan Sopir Taxi Bandara Kualanamu) menuntut agar taksi gelap plat hitam yang sering berada di bandara KNIA segara dibubarkan. Ucap Erwin Simanjuntak.

Erwin juga menuntut 6 poin kepada Kapolres Deli Serdang, yakni ;
 
1. Hentikan pengoperasian Plat Hitam Liar.
2. Batalkan Mou antara angkutan plat hitam liar dengan pihak Angkasa Pura.
3. Basmi calo angkutan liar yang berkeliaran di Bandara KNIA.
4. Fungsikan kembali ruang parkir taksi di Bandara KNIA dan tutup parkir Premium.
5. Segera dibangun Polsek di Bandara KNIA.
6. Angkutan pemoda Bandara hanya Bus, kereta api dan taksi. Diluar ini adalah angkutan liar.

 

Kesper dan Isotarban bersama-sama dengan para supir taksi telah sepakat tidak akan membubarkan diri sebelum pihak Pemerintah dan Angkasa Pura dapat menghentikan pengoperasian angkutan plat hitam liar yang di becking oleh oknum Aparat dan Premanisme. Pungkasnya.

Hanya satu kata lawan... Hidup Kesper... Hidup Isotarban... Hidup supir teriak para supir pendemo di jalan akses pintu masuk bandara KNIA.


Terpisah Paune Sihotang, Sekretaris Kesper mengatakan, dengan sangat menyesal kami para hari ini turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi lewat STOP Operasi Taksi Bandara agar kira nya pihak berkompeten seperti Gubsu, Kapoldasu, GM Angkasa Pura dapat kajian masalah transportasi di bandara KNIA yang bertaraf internasional. (Jol)

1 Response to "Maraknya Taksi Gelap di Bandara KNIA Diprotes"